- Back to Home »
- Pengetahuan Umum »
- Benarkah Segitiga Bermuda Memiliki Lorong Waktu Istana Setan?
Posted by : Unknown
![](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJ_iURXKrpH0ibBYBiICz6QomSyHOIOJk-ONy-WaUpNrqaM7NzeDOO3XedsrVPxbR09keNfLaI8tKTWsOhGxTcjv5twUpzTHz9V2nUBNg9oXwAJPU7Hv_hyphenhyphenoB7HSFuhwyyIuK-_CzfJUQ/s400/segitigabermuda.jpg)
Banyak tempat misterius di muka Bumi, namun Segitiga Bermuda atau sering
disebut 'Segitiga Setan' -- wilayah lautan di Samudera Atlantik --
masih dianggap yang paling angker. Segitiga Bermuda adalah wilayah di
dalam garis imajiner yang menghubungkan wilayah Bermuda, Puerto Riko,
dan Miami.
Seorang kakek 80 tahun asal Bermuda, William Gillies baru
saja mengeluarkan buku berjudul 'Reefs, Wrecks & Relics — Bermuda
Underwater Heritage' atau 'Karang, Bangkai Kapal, dan Relik - Warisan
Alam Bawah Laut Bermuda'.
Dalam bukunya, Gillies menceritakan
pengalamannya menyelami Lautan Bermuda. Seperti dimuat The Royal
Gazette, Rabu (28/4), meski tak mungkin lagi turun ke air, tapi
ingatannya tentang masa mudanya sebagai pencari harta di bangkai kapal,
belum pupus. "Dengan menyelam, saya mengetahui kekayaan laut Bermuda,"
kata dia.
Salah satu dari memori awalnya tentang laut Bermuda adalah
peristiwa tenggelamnya sebuah kapal mewah Spanyol, Cristobal Colon di
wilayah Karang Utara, 25 Oktober 1936. Saat kapal itu tenggelam, Gillies
masih berusia enam tahun.
Gillies memulai penyelamannya pada 1965,
saat dia berusia 35 tahun. Penemuan sebuah bel dari kapal tua yang
tenggelam memicu gairahnya untuk menyelam dan mencari sisa-sisa harta
yang karam di dasar laut. Objek-objek menarik di pasir dan sekitar
bangkai kapal sering dia temukan. Misalnya potongan lampu tua berbahan
bakar minyak ikan paus.
Kadang dia dan pendamping selamnya menemukan
pecahan atau potongan tembikar atau porselen. Beberapa potongan itu dia
rekonstruksi menggunakan fiberglass dan getah damar. Beberapa karya
restorasi Gillies kini dipajang di Bermuda Underwater Eksplorasi
Institute (BUEI).
Beberapa benda diakui Gillies misterius. Misalnya,
dia menemukan pipa karatan yang tersimpan di peti kayu di sebuah kapal
layar yang hancur dan tenggelam di awal tahun 1900-an. Ada lagi benda
berbentuk sekelompok kristal berbentuk cincin kecil. "Ini mungkin
digunakan seorang wanita untuk menghias gaunnya," kata dia.
Pengalaman
Gillies jauh dari kesan horor Segitiga Bermuda. Itu juga yang dirasakan
masyarakat setempat. The Royal Gazette pada tahun 1992 pernah memuat
berita kemarahan penduduk Bermuda pada sebuah iklan telepon genggam yang
sesumbar, dengan produknya, orang tetap bisa berkomunikasi, meski
'tersesat di Segitiga Bermuda'.
"Ini akan membunuh pariwisata
Bermuda. Kita harus menuntut orang ini," kata pengusaha pariwisata, RJ
Zuill, saat itu. Orang- orang yang melihat iklan itu mengatakan pada
istrinya, mereka tak akan pernah pergi ke Bermuda karena momok Segitiga
Bermuda itu.
"Ini sangat konyol. Kapal dan pesawat melewati wilayah
kita setiap hari dan tak ada apapun yang terjadi," kata dia.Misteri
Segitiga Bermuda kali pertama dipopulerkan tahun 1960-an, termasuk oleh
buku "Segitiga Bermuda'' yang dikarang Mr Charles Berlitz. Kepercayaan
adanya kekuatan jahat di wilayah ini menyebar ke seluruh dunia.
Keyakinan
ini dipicu banyaknya kapal dan pesawat yang hilang secara misterius di
Segitiga Bermuda. Yang pertama diketahui adalah tenggelamnya kapal HMS
Rosalie pada 1840, hingga hilangnya Kapal Freighter Genesis setelah
berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent pada 1999.
Yang paling
terkenal adalah hilangnya Penerbangan 19, yang terdiri lima pesawat
pembom milik angkatan laut Amerika Serikat. Pesawat-pesawat ini terakhir
terlihat di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Lalu
menghilang, setelah melaporkan mereka melihat hal aneh dan tak masuk
akal.
Tak hanya awak dan badan pesawat yang raib, regu penyelamat yang bertugas mencari mereka tak ditemukan. Banyak versi soal Segitiga Bermuda, ada yang mengatakan di lautan itu mengandung gas methan yang menyebabkan kapal dan pesawat lenyap tersedot di bawah laut.
Tak hanya awak dan badan pesawat yang raib, regu penyelamat yang bertugas mencari mereka tak ditemukan. Banyak versi soal Segitiga Bermuda, ada yang mengatakan di lautan itu mengandung gas methan yang menyebabkan kapal dan pesawat lenyap tersedot di bawah laut.
Ada yang
mengatakan daerah Segitiga Bermuda memiliki medan gravitasi, yang
menyebabkan alat navigasi tak bisa bekerja. Juga berkembang teori, bahwa
kapal dan pesawat itu diculik oleh UFO karena melintas di pangkalannya.
Ada
pula yang menghubung-hubungkan Segitiga Bermuda dengan kota Atlantis
yang Hilang karena ditemukan piramida di dasar laut Segitiga Bermuda.
Juga ada yang menyebut bahwa segitiga itu adalah lorong waktu. Selain
itu, lokasi Segitiga Bermuda sebagai pusat bertemunya antara arus air
dingin dari Amerika Utara dengan arus air panas dari Afrika -- di
Samudera Atlantik diyakini sebagai istana setan.
Juga ada yang percaya Dajjal -- iblis yang akan memunculkan diri di hari kiamat -- saat ini berdiam di Segitiga Bermuda itu sampai menjelang akhir zaman.
Juga ada yang percaya Dajjal -- iblis yang akan memunculkan diri di hari kiamat -- saat ini berdiam di Segitiga Bermuda itu sampai menjelang akhir zaman.